Record Detail Back

XML

Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Mengantisipasi Bencana Alam di Kabupaten Cilacap


Kajian kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana di Kabupaten Cilacap bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana gempa bumi dan tsunami. Kesiapsiagaan masyarakat diukur dari 5 parameter yaitu pengetahuan tentang fenomena dan bencana gempa dan tsunami; kebijakan dan panduan yang berkaitan dengan penanggulangan bencana; rencana tanggap darurat; sistem/tanda peringatan bencana; dan kemampuan memobilisasi sumber daya. Kajian ini menggunakan kombinasi antara survai yang melibatkan 404 responden stakeholders utama kesiapsiagaan bencana yaitu rumah tangga, komunitas sekolah dan pemerintah, dan wawancara terbuka dengan stakeholders utama dan stakeholders pendukung kesiapsiagaan bencana. rnHasil kajian mengungkapkan bahwa Kabupaten Cilacap hampir siap dalam mengantisipasi bencana gempa dan tsunami, digambarkan dari nilai indeks sebesar 55 dari nilai maksimum sebesar 100. Tingkat kesiapsiagaan bervariasi antara kurang siap dan hampir siap. Komunitas sekolah mempunyai nilai indeks terendah (52) termasuk kategori kurang siap. Kekurangsiapan ini terutama disumbangkan oleh kebijakan dan kemampuan memobilisasi sumber daya sekolah yang nilai indeksnya sangat rendah. Rumah tangga nilai indeksnya lebih tinggi satu poin dari komunitas sekolah, namun tingkat kesiapsiagaannya sama yaitu kurang siap. Pemerintah Kabupaten Cilacap mempunyai nilai indeks tertinggi, termasuk dalam kategori hampir siap. Tingkat kesiapsiagaan ini terutama didukung oleh kesiapsiagaan aparat yang telah mencapai kategori siap dengan indeks sebesar 66. Sebaliknya dengan pemerintah kecamatan, nilai indeksnya paling rendah (54) termasuk kategori kurang siap, sehingga menghambat tingkat kesiapsiagaan pemerintah secara keseluruhan. Sedangkan pemerintah kabupaten nilai indeksnya (58) berada diantara kedua unsur pemerintah di kabupaten ini. rnHampir siapnya Kabupaten Cilacap dalam mengantisipasi bencana gempa dan tsunami terutama disumbangkan oleh parameter pengetahuan yang mencapai kategori siap. Pengetahuan stakeholders sayangnya belum diikuti dengan upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan mengantisipasi bencana. Rumah tangga dan komunitas sekolah masih belum dan/atau kurang siap dalam rencana tanggap darurat, sistem peringatan bencana, dan mobilisasi sumber daya. Sedangkan pemerintah masih kurang siap dalam sistem peringatan bencana dan kebijakan. Dukungan stakeholders pendukung, seperti LSM, Omop, kelompok profesi dan BUMN/pihak swasta juga masih minim. Keadaan ini perlu mendapat perhatian serius mengingat Kabupaten Cilacap merupakan daerah yang rawan bencana gempa dan tsunami dan pemah mengalami bencana dengan jumlah korban yang cukup banyak. rn
Hidayati, Deny - Personal Name
Purwaningsih, Sri Sunarti - Personal Name
Ngadi - Personal Name
Sukarno, Makmuri - Personal Name
303.485 HID k
978-979-799-287-3
303485
Buku_Teks
Indonesia
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
2008
Jakarta
xx + 200 hlm.; 14,8 x 21 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...