Select Language  
Book's Detail
Penelitian Batuan Induk Pada Formasi Batu Asih di Daerah Sukabumi, Jawa Barat

Indonesia memiliki 60 cekungan sedimen yang berpotensi hidrokarbon dan diantaranya baru 16 cekungan yang telah terbukti mengandung hidrokarbon dan telah diproduksi. Sisanya masih dalam taraf penelitian dan pengkajian. Untuk memacu penemuan-penemuan lapangan minyak baru berbagai strategi bisa dilakukan diantaranya adalah mengkaji ulang cekungan, mempertajam atau lebih memperdalam pengetahuan tentang keterdapatan hidrokarbon di daerah konvensional dan mengembangkan teknologi eksplorasi. Pada hakekatnya dalam sistem minyak bumi terdapat empat unsur utama yang berkaitan dengan terdapatnya hidrokarbon dalam suatu cekungan. Unsur penting tersebut adalah terdapatnya batuan sumber (source rock), reservoir, lapisan penutup (seal) dan perangkap (trap). Dalam eksplorasi konvensional ada kecenderungan kegiatan eksplorasi lebih banyak dilakukan untuk menentukan jenis perangkap hidrokarbon, dan sedikit dilakukan studi detail mengenai batuan induk asal hidrokarbon tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi batuan induk dari batuan Formasi Batuasih (Oligo-Miosen) berdasarkan data permukaan di daerah Sukabumi dan sekitarnya. Dalam studi batuan induk metodologi yang dilakukan adalah penelitian lapangan dan laboratorium. Penelitian lapangan meliputi pembuatan penampang stratigrafi terukur, pengamatan karakteristik batuan dan pengambilan conto permukaan batuan yang diduga sebagai batuan induk untuk analisa laboratorium. Sedangkan analisa laboratorium meliputi analisa kandungan TOC dan analisa pirolisis (Rock eval). Penelitian batuan induk (source rock) dilakukan pada batulempung yang terdapat dalam Formasi Batuasih di daerah Sukabumi. Hasil analisis geokimia terhadap 12 conto batulempung menunjukkan nilai TOC sebesar 0,49 - 1,14 persen, mengindikasikan potensi rendah hingga baik untuk membentuk hidrokarbon. T Maks 410-441 derajat Celcius yang menunjukkan bahwa 4 conto dinyatakan belum matang, sedang 8 conto lainnya dinyatakan sudah matang. Nilai HI pada Formasi Batuasih berkisar 77-191 mg HC/g TOC berada dalam fasies C dan CD. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa batuan induk di daerah penelitian dapat menghasilkan minyak dan gas dengan kwantitas kecil.

Statement of Responsibility
Author(s) Putra, Purna Sulastya - Personal Name
Praptisih - Personal Name
Kamtono - Personal Name
Trisuksmono, Djoko - Personal Name
Rahayu, Dedi - Personal Name
Siregar, M. Safei - Personal Name
Hendrizan, Marfasran - Personal Name
Edition
Call Number E008-1
ISBN/ISSN
Subject(s) Hidrokarbon
Cekungan
Batuan Induk
TOC
HI
Tingkat kematangan
Classification E008-1
Series Title
GMD Laporan_Penelitian
Language Indonesia
Publisher Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI
Publishing Year 2008
Publishing Place Bandung
Collation
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...