Record Detail Back

XML

Aplikasi Data Mekanika Tanah Bagi Kode Geo-Engineering


Keberhasilan Pembangunan Nasional yang telah dilaksanakan dalam Pelita demi Pelita merupakan tolok ukur kemajuan Pembangunan yang ada saat ini. Peran Geoteknik dalam Pembangunan Nasional yang meliputi antara lain Pembangunan dalam bidang Industri, Perhubungan, Permukiman, Pelabuhan, Jalan - Jembatan, Irigasi dan Pariwisata mempunyai andil yang tidak sedikit. Hal ini karena seluruh bangunan tersebut berada pada lapisan tanah/batuan. Untuk meningkatkan keberhasilan Pembangunan Nasional dalam awal Pelita VI ini sudah saatnya peran Geoteknik lebih ditingkatkan lagi melalui Kode Geo Engineering yang akan menyajikan karakteristik tanah meliputi parameter dan data teknis tanah suatu daerah, sehingga akan diketahui kondisi yang ditinjau suatu wilayah. Kondisi dan karakteristik tanah suatu wilayah tersebut sangat bermanfaat bagi acuan awal pembangunan suatu daerah tertentu. Seperti kita ketahui bahwa tanah merupakan agregat alam yang mempunyai butiran sangat bervariasi dari yang sangat kasar hingga sangat halus dan ada yang mengandung bahan organik, agregat ini telah lepas dari batuan dasarnya. Mengingat tanah ini dibentuk oleh beberapa keadaan dan mengandung beberapa mineral, maka tanah ini sangat bervariasi dan komplek. Ditinjau dari peranan dan manfaat lapisan tanah bagi Bangunan Teknik Sipil, maka tanah ini akan mempunyai arti yang sangat penting diantaranya untuk bahan timbunan, sebagai alas pondasi suatu bangunan serta masalah kemantapan lereng suatu daerah. Beberapa data parameter tanah yang diperlukan untuk material sebagai bahan timbunan antara lain, jenis tanah, sifat-sifat tanah (Berat Isi, Berat Jenis, Kadar Air, Konsistensi, Sifat Pemadatan dan Butiran) juga kandungan mineral perlu diketahui terutama untuk faktor pengembangan dan penyusutan. Data-data tersebut disajikan dalam bentuk Kode - Kode yang disesuaikan dengan sifat-sifatnya. Masalah pondasi sering dijumpai di beberapa daerah yang timbul karena pembangunan baik permukiman atau jalan dan irigasi mengalami hambatan. Untuk mengatasi masalah yang sering timbul di daerah pembangunan tersebut dan bila Kode Geo Engineering telah disusun, diharapkan kejadian yang timbul dapat diperkecil. Sebagai contoh dengan tidak dimilikinya perilaku dan karakteristik suatu daerah, maka pelaksanaan pembangunan di suatu daerah tersebut mengalami kendala yang antara lain berupa longsornya suatu daerah tersebut. Kode Geo Engineering yang menyajikan sifat dan data teknis serta karakteristik tanah daerah ini termasuk perilaku pengembangan dan pergerakan tanah akan bermanfaat dalam pembangunan daerah ini. Masalah daya dukung dan penurunan suatu pondasi bangunan diatas tanah lunak memerlukan sifat sensitifitas tanah dan thixotrophy tanah tersebut. Konsistensi tanah lempung sangat penting untuk diketahui karena sifat konsistensi ini sangat erat hubungannya dengan nilai daya dukung. Tinjauan penurunan pondasi pada tanah lunak harus ditinjau terhadap kondisi seketika, proses konsolidasi dan proses tahap II. Dalam tinjauan ini sifat pemampatan dari tanah harus diketahui lebih dulu termasuk ketebalan lapisan tanah lunaknya. Dengan diketahui jenis perlapisan tanah serta sifat dari data teknis suatu wilayah yang disajikan dalam bentuk Kode Geo Engineering, maka perilaku rencana pondasi di daerah tersebut akan dapat diketahui baik pondasi dangkal dan pondasi dalam. Berdasarkan uraian diatas maka Kode Geo Engineering dapat disajikan dalam bentuk simbol atau singkatan dari suatu peta atau daftar lokasi suatu daerah.
Sutardjo, Tatang - Personal Name
U96-2
U96-2
Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Mineral, Energi, Air dan Tanah
Laporan_Penelitian
Indonesia
Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI
1996
Bandung
LOADING LIST...
LOADING LIST...